DikoNews7 -
Ditengah beratnya tantangan sosial dan ekonomi masyarakat, peran ibu dalam majelis taklim menjadi sangat penting. Tidak hanya dalam membina keluarga, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial.
"Satu tetes air mata seorang ibu, itu sangat berharga dan mampu menggetarkan hati siapa pun. Kami tahu bagaimana perjuangan ibu-ibu Al Haura. Karena itu, kami ingin menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang akan selalu bersama Al Haura," tegas Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, bersama Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Deli Serdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo, pada Milad ke-IV Majelis Taklim dan Zikir Al Haura Sumatera Utara dan Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, No.30, Medan, Sabtu (17/1/2026).
Wabup berharap Al Haura terus mengakar dan menyebar, menjadi pegangan dan penguat bagi kaum muslimah dalam berjuang di jalan kebaikan.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara, Abu Kosim SSos MAP menyampaikan, majelis taklim bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga ruang menenangkan jiwa, wadah memperbaiki akhlak, dan pilar pembentukan karakter umat.
Disampaikan juga peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW mengandung pesan mendalam tentang pentingnya salat, hubungan manusia dengan Allah SWT, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
"Di tengah tantangan zaman, derasnya arus informasi, dan perubahan sosial yang cepat, nilai-nilai Isra Mikraj mengingatkan kita kemajuan sejati harus berjalan seiring dengan keimanan, akhlak, dan keteladanan," lanjutnya.
Dia berharap Majelis Taklim dan Zikir Al Haura terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia, serta turut berkontribusi dalam mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Sebelumnya, Ketua Majelis Taklim dan Zikir Al Haura, Ernawati Sitepu mengatakan, Milad ke-IV kali ini mengusung tema, "Inovatif dan Progresif untuk Indonesia Maju".
Tema tersebut menjadi pengingat, majelis taklim tidak hanya berperan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan positif bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
"Al Haura berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas umat melalui berbagai program pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan perempuan, serta menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin," ujarnya.
Ernawati Sitepu juga menegaskan pentingnya peran kaum ibu untuk tidak apatis terhadap persoalan sosial dan kebangsaan, termasuk dalam memberikan masukan dan kritik yang membangun kepada pemerintah.
"Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah, mendukung program-program pembangunan, sekaligus menjadi pengingat dan penasihat yang baik demi kemaslahatan umat dan bangsa," katanya. (DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Editor : Diko.
